Sentra Media - PIKIRAN RAKYAT SULTENG - Di tengah tengah bulan suci Ramadhan, seluruh Prajurit Batalyon Kapa 2 Marinir melaksanakan Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) TW I Tahun 2026 materi Pelayanan Meriam Dinas Batrai (PMDB) di Daerah Latihan Kolam Rampa Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang, Jumat (27/02/26).
Pelayanan Meriam Dinas Batrai adalah latihan krusial untuk meningkatkan profesionalisme kru kendaraan amfibi pengangkut artileri KAPA K61 dalam mendukung kesenjataan artileri. Latihan ini bertujuan untuk melatih kru Ranpur KAPA dan awak meriam dalam mengangkut, menaikkan, dan menurunkan meriam Howitzer 105 MM dengan cepat dan aman.
Komandan Batalyon Kapa 2 Marinir Letkol Marinir Yalesesa Milwa Suga menyampaikan bahwa latihan ini merupakan latihan yang dilaksanakan rutin serta berjenjang yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para prajurit dalam memahami tugas pokok, prosedur kerja, dan mengoperasikan kendaraan tempur (Ranpur) Kapa sebagai pengangkut meriam.
Meskipun saat ini tengah memasuki Bulan Suci Ramadhan, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat dan militansi para prajurit Korps Baret Ungu tersebut. Bagi prajurit Batalyon Kapa 2 Marinir, ibadah puasa bukanlah penghalang, melainkan momentum untuk membuktikan bahwa profesionalisme dan kesiapsiagaan operasional adalah harga mati yang tidak boleh kendor sedikit pun demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Latihan yang digelar di bawah terik matahari ini menjadi bukti nyata bahwa haus dan lapar tidak menjadi hambatan dalam mengasah naluri tempur. Melalui LPK TW I Tahun 2026 ini, setiap prajurit ditempa untuk tetap fokus, presisi, dan cekatan dalam mengawaki ranpur KAPA K61.
Semangat pengabdian tanpa batas ini menegaskan bahwa tugas negara selalu menjadi prioritas utama, di mana kesiapan fisik dan mental terus ditingkatkan guna menghadapi segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu keutuhan bangsa dan negara.***