Program Magang Hub Nasional: 13 Peserta Diterima Kerja di Batam
Sumber Foto: ANTARA News
Hub Berita

Program Magang Hub Nasional: 13 Peserta Diterima Kerja di Batam

Batam, Kepulauan Riau - Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, mengungkapkan bahwa dari total 44 peserta Program Magang Hub Nasional, 13 di antaranya telah berhasil direkrut menjadi karyawan oleh perusahaan pengolahan minyak inti sawit di Batam. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungannya ke PT Ecogreen Oleochemicals Batam pada hari Selasa.

"Alhamdulillah, ada 44 orang yang magang di sini dan 13 di antaranya sudah diterima bekerja. Ini adalah contoh yang sangat baik," kata Yassierli.

Program Magang Hub Kemnaker merupakan inisiatif resmi yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja di perusahaan mitra selama enam bulan. Dalam program ini, peserta magang yang telah diterima sebagai karyawan tidak lagi menerima uang saku dari pemerintah.

Berdasarkan keterangan Yassierli, perusahaan juga memberikan fasilitas yang baik kepada peserta magang, termasuk tempat tinggal dan makan siang. Ia menekankan bahwa sistem Magang Hub dikelola secara profesional dan transparan.

"Peserta magang memilih sendiri perusahaan tujuan mereka. Ini menjadi tantangan bagi perusahaan untuk menarik minat peserta magang, sehingga ada persaingan baik di antara peserta maupun perusahaan," tambahnya.

Yassierli juga menyoroti fokus Kementerian Ketenagakerjaan pada pemerataan program magang di seluruh provinsi di Indonesia. Saat ini, masih banyak peserta magang terkonsentrasi di Pulau Jawa, dan pihaknya berupaya agar program ini dapat tersebar merata di setiap provinsi.

"Kami ingin agar program magang tidak hanya menjadi formalitas, tetapi juga sebagai jalur transisi yang nyata menuju dunia kerja. Saya sudah melihat bahwa peserta magang mendapatkan pengalaman yang sangat berharga selama pelaksanaan program ini," ujarnya.

Salah satu peserta magang, Siti Aminah, mengungkapkan kesan positif terhadap Program Magang Hub. "Program ini sangat berguna untuk melatih soft skill dan hard skill bagi lulusan baru," katanya. Ia menambahkan bahwa program ini sangat membantu mereka yang belum memiliki pengalaman kerja untuk lebih siap memasuki dunia kerja di masa mendatang.