PSIM Yogyakarta Sesuaikan Latihan Ramadan untuk Jaga Kebugaran Pemain
Sumber Foto: Mureks
Olahraga

PSIM Yogyakarta Sesuaikan Latihan Ramadan untuk Jaga Kebugaran Pemain

YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta melakukan penyesuaian jadwal latihan tim menyusul masuknya bulan suci Ramadan. Langkah ini diambil manajemen Laskar Mataram untuk memastikan para pemain, khususnya yang menjalankan ibadah puasa, tetap dapat berlatih secara optimal.

PSIM Yogyakarta melakukan penyesuaian pada jadwal latihan rutin mereka.

Perubahan jadwal ini diterapkan khusus selama bulan Ramadan.

Tujuan utama penyesuaian adalah menjaga kebugaran fisik para pemain.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap padatnya jadwal pertandingan yang akan dihadapi tim.

Penyesuaian jadwal bertujuan agar pemain tetap prima meskipun sedang berpuasa.

Manajer PSIM, Razzi Taruna, menjelaskan bahwa sebelumnya tim sempat memindahkan jadwal latihan ke pagi hari. Hal ini disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi di Yogyakarta pada sore hari. “Kemarin kami banyak latihan pagi dikarenakan sore biasanya hujan di Jogja. Jadi untuk mengantisipasi kita latihan di kondisi hujan deras, makanya banyak dipindahkan ke pagi,” ujar Razzi, sebagaimana dihimpun Mureks, Jumat (20/2/2026).

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Namun, memasuki bulan puasa, jadwal latihan resmi PSIM dikembalikan ke sore hari. Pergeseran waktu juga dilakukan, dari yang biasanya dimulai pukul 15.30 WIB kini mundur menjadi pukul 16.00 WIB. “Khusus untuk memasuki bulan puasa ini jadwal latihan resmi kami kembalikan lagi ke sore hari agar lebih kondusif bagi seluruh tim,” sambungnya.

“Jika biasanya kami sudah mulai berlatih pada pukul 15.30 WIB, sekarang kami geser sedikit menjadi pukul 16.00 WIB untuk mengakomodasi teman-teman yang sedang menjalankan ibadah puasa,” kata Razzi. Ia menambahkan, penyesuaian ini bertujuan agar sesi latihan dapat berakhir bertepatan dengan waktu berbuka puasa.

Menurut Razzi, perubahan jadwal ini diharapkan dapat menjaga kondisi fisik serta mental pemain tetap stabil selama Ramadan, tanpa mengurangi kualitas dan intensitas program latihan yang telah disusun oleh tim pelatih. “Kami hanya melakukan penyesuaian pada jam latihan agar teman-teman yang berpuasa tetap bisa menjalankan ibadahnya dengan baik, tapi tetap mampu mengikuti porsi latihan secara maksimal di lapangan,” tegasnya.

Jadwal Padat Menanti Laskar Mataram

Meski memasuki bulan puasa, manajemen Laskar Mataram memastikan tidak ada libur di awal Ramadan. Hal ini tak lepas dari jadwal pertandingan BRI Super League yang cukup padat dalam waktu dekat.

PSIM dihadapkan pada dua laga krusial dengan jarak yang berdekatan. Pada Senin, 23 Februari 2026, Reva Adi Utama dkk. akan menjamu Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada pukul 20.30 WIB. Empat hari berselang, tepatnya Jumat, 27 Februari 2026, PSIM akan bersua PSBS Biak pada jam yang sama.

Beruntung bagi skuad Naga Jawa, mereka tidak perlu melakukan perjalanan jauh saat menghadapi Tim Badai Pasifik. Musim ini, PSBS Biak diketahui berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kondisi ini diharapkan dapat membantu PSIM menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal yang padat.

“Tim tidak ada libur di awal puasa ini karena memang harus menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat, termasuk laga melawan Bali United disusul PSBS Biak,” ungkap Razzi Taruna. Ia menekankan bahwa penyesuaian hanya pada waktu, bukan pada porsi atau intensitas latihan.