Pulau Selaru Siap Jadi Pusat Logistik Proyek Blok Masela
Sentra Media - Beranda
Berita
Pulau Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
MAHATVA.ID - Pulau Selaru di Kabupaten Kepulauan Tanimbar mulai diperhitungkan sebagai kawasan strategis penunjang Proyek Blok Abadi Masela. Lokasinya yang relatif dekat dengan area operasi offshore di Laut Arafura dinilai mampu meningkatkan efisiensi logistik dan keselamatan operasional industri migas, Senin (1/6/2026)
Pertimbangan utama muncul dari aspek geografis. Jarak Selaru menuju wilayah operasi diperkirakan sekitar 90 kilometer, lebih dekat dibandingkan Kota Saumlaki yang berjarak sekitar 153 kilometer.
Kedekatan tersebut dinilai dapat mempercepat distribusi logistik, mobilisasi tenaga kerja, dan pengiriman peralatan menuju fasilitas offshore. Dalam industri migas, faktor waktu memiliki dampak langsung terhadap efektivitas operasi dan biaya produksi.
PETRUS LIVURNGORVAAN Berita
Status 662 Hektar Lermatang untuk Blok Masela Disorot: Masyarakat Sejahtera atau Pengusaha yang Diuntungkan?
Shorebase merupakan salah satu infrastruktur penting dalam rantai operasi migas lepas pantai. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat penyimpanan material, pelabuhan kapal pendukung, pergudangan, hingga pusat koordinasi pekerja sebelum diberangkatkan ke lokasi pengeboran.
Selain shorebase, Selaru juga dipandang memiliki potensi untuk mendukung pengembangan bandara homebase. Infrastruktur udara tersebut diperlukan untuk menunjang mobilitas personel dan mendukung sistem keselamatan operasi.
"Kecepatan akses menjadi elemen penting dalam kegiatan offshore, terutama saat menghadapi kondisi darurat," ujar sumber yang mengikuti perkembangan proyek.
PETRUS LIVURNGORVAAN Berita
Mobil Diduga Tanpa Dokumen Bebas Beroperasi di Tanimbar, Publik Desak Razia Total
Karena itu, Selaru juga dinilai berpotensi menjadi rescue point atau titik evakuasi utama bagi pekerja migas di kawasan Blok Masela. Posisi yang lebih dekat memungkinkan proses penyelamatan dilakukan lebih cepat dibandingkan alternatif lokasi lainnya.
Dari perspektif pembangunan daerah, kehadiran fasilitas penunjang migas dapat memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal. Peluang kerja baru, peningkatan aktivitas pelabuhan, pertumbuhan jasa logistik, dan investasi infrastruktur menjadi sejumlah manfaat yang diproyeksikan muncul.
Namun, manfaat tersebut dinilai perlu diimbangi dengan perencanaan yang matang, perlindungan lingkungan, serta pelibatan masyarakat setempat agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan inklusif.
PETRUS LIVURNGORVAAN Berita
Aksi Mahasiswa di Kantor Gubernur Maluku Soroti Hak Masyarakat Adat Tananahu
Halaman:
1
2
All
ekonomi Tanimbar Industri Migas Indonesia Timur Infrastruktur Migas Logistik Offshore Selaru Blok Masela Shorebase Tanimbar
P
Editor: Petrus Livurngorvaan




