PWI Kota Pekalongan Dapat Penghargaan atas Aksi Peduli Lingkungan
Sumber Foto: Pemerintah Kota Pekalongan
Hiburan

PWI Kota Pekalongan Dapat Penghargaan atas Aksi Peduli Lingkungan

Tegal – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekalongan menerima penghargaan dari PWI Provinsi Jawa Tengah atas kepedulian dan kontribusinya dalam aksi peduli lingkungan di tengah situasi darurat sampah yang melanda sejumlah daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, kepada Ketua PWI Kota Pekalongan, Kuswandi, dalam resepsi Hari Pers Nasional 2026 tingkat Jawa Tengah yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-80 PWI. Acara berlangsung di Pendopo Balai Kota Tegal, Sabtu (14/2/2026) malam, dan dihadiri insan pers dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas inisiatif PWI Kota Pekalongan yang menggelar aksi bersih-bersih di Lapangan Sorogenen pada Januari lalu. Kegiatan tersebut menjadi salah satu contoh nyata keterlibatan insan pers dalam merespons persoalan lingkungan, khususnya terkait kondisi darurat sampah yang membutuhkan perhatian dan aksi bersama.

Aksi bersih lingkungan itu tidak hanya melibatkan anggota PWI, tetapi juga menggandeng berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat TNI dan Polri, hingga komunitas masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan semata tanggung jawab satu pihak, melainkan memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Ketua PWI Kota Pekalongan, Kuswandi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan dan partisipasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian yang sama terhadap kelestarian lingkungan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PWI Jawa Tengah atas penghargaan ini. Penghargaan ini bukan hanya milik PWI Kota Pekalongan, tetapi juga seluruh stakeholder yang telah berpartisipasi. Kami berharap aksi ini dapat menjadi pemicu untuk terus menumbuhkan kesadaran dan kepedulian bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.

Menurut Kuswandi, aksi bersih lingkungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran wartawan, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong perubahan positif melalui kerja jurnalistik sekaligus aksi nyata di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso yang akrab disapa SBS, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan yang diraih PWI Kota Pekalongan menjadi bukti bahwa sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan strategis, termasuk isu lingkungan.

“Pers memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik. Ketika insan pers tidak hanya memberitakan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata seperti penanganan sampah, maka dampaknya akan jauh lebih luas. Ini sangat positif bagi pembangunan Kota Pekalongan, baik dari sisi sosial maupun ekonomi,” tutur SBS.

Ia menambahkan, persoalan sampah tidak hanya berdampak pada aspek kebersihan, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat, produktivitas ekonomi, hingga citra daerah. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor, termasuk media, menjadi kunci dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.

Semangat kepedulian lingkungan juga sejalan dengan spirit yang diusung dalam rangkaian peringatan HPN 2026 tingkat Jawa Tengah. Pada puncak peringatan, PWI Jawa Tengah menggelar aksi penanaman pohon di lereng Gunung Slamet dengan mengusung tema “Save Slamet Mountain, Save Guci Tourism.”

Kegiatan tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung keberlanjutan kawasan wisata Guci sebagai salah satu destinasi unggulan di wilayah tersebut.

Selain PWI Kota Pekalongan, sejumlah PWI daerah lainnya turut menerima penghargaan dalam berbagai kategori. Di antaranya PWI Kabupaten Pekalongan, PWI Kabupaten Blora, PWI Kabupaten Tegal, dan PWI Kota Tegal.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, keaktifan organisasi, serta kontribusi dalam pengembangan dunia jurnalistik di daerah masing-masing.

Melalui penghargaan ini, diharapkan semakin banyak insan pers yang tergerak untuk tidak hanya memberitakan isu lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi-aksi konkret yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Momentum HPN 2026 menjadi pengingat bahwa pers memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pilar demokrasi, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial dan lingkungan,” pungkasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)