Rekor Perjalanan Festival Musim Semi Tiongkok: 9,5 Miliar Perjalanan Diperkirakan
Tahun ini, musim puncak perjalanan dimulai pada tanggal 2 Februari dan berlangsung selama 40 hari, sementara liburan resmi Tahun Baru Imlek berlangsung dari tanggal 15 hingga 23 Februari.
Para pejabat Tiongkok memperkirakan bahwa jumlah total perjalanan domestik dapat mencapai rekor 9,5 miliar, naik dari sekitar 9,02 miliar pada tahun 2025.
Selain itu, sistem kereta api negara tersebut melayani lebih dari 1 miliar penumpang hanya dalam waktu lebih dari seminggu selama periode puncak, sementara transportasi udara mencatat lebih dari 16 juta penumpang pada minggu pertama. Jumlah total penumpang udara selama seluruh periode puncak diperkirakan mencapai sekitar 95 juta.
Perusahaan pariwisata memperkirakan bahwa tren pariwisata tahun ini akan mengalami banyak perubahan karena periode liburan diperpanjang satu hari, sehingga total waktu liburan menjadi sembilan hari.
Di dalam negeri, wisatawan umumnya memilih dua kelompok destinasi dengan iklim yang berbeda. Daerah tropis seperti Pulau Hainan menarik banyak pengunjung yang mencari perlindungan dari cuaca dingin, sementara destinasi olahraga musim dingin seperti Gunung Changbai menarik wisatawan yang menikmati ski dan pengalaman di salju.
Permintaan akan perjalanan ke luar negeri juga meningkat secara signifikan, terutama ke destinasi dengan iklim hangat seperti Thailand dan Australia.
Selain itu, Rusia telah muncul sebagai destinasi ideal baru setelah menerapkan kebijakan bebas visa untuk wisatawan Tiongkok mulai akhir tahun 2025. Sementara itu, jumlah wisatawan ke Jepang telah menurun secara signifikan karena hubungan bilateral yang tegang.
Para pengamat percaya bahwa puncak musim perjalanan tahun ini semakin didorong oleh perluasan kebijakan bebas visa China untuk warga negara dari hampir 50 negara, yang memungkinkan masa tinggal hingga 30 hari. Kebijakan ini tidak hanya berkontribusi pada stimulasi pariwisata internasional tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan pertukaran ekonomi, budaya, dan perdagangan selama periode pemulihan pasca pandemi Covid-19.
Dengan skala perjalanan yang sangat besar, lonjakan perjalanan Festival Musim Semi terus menjadi ujian besar bagi infrastruktur transportasi dan kapasitas operasional Tiongkok, sekaligus mencerminkan tren konsumsi dan pemulihan ekonomi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia pada tahun baru.




