Sentra Media - Pemain sepakbola sering menyundul bola saat latihan dan pertandingan, dan meskipun aktivitas ini memiliki risiko cedera otak, dokter spesialis menyatakan bahwa risikonya cukup kecil bagi pemain profesional.
Menyundul bola merupakan teknik penting dalam sepakbola yang dapat mempengaruhi hasil pertandingan. Pemain tingkat elit dapat melakukan sundulan kepala hingga belasan kali dengan kecepatan bervariasi.
Dokter spesialis bedah saraf dari Lamina Hospital, Victorio, menjelaskan bahwa meski ada risiko cedera otak dari menyundul bola, tingkat risiko tersebut umumnya rendah untuk pemain yang terlatih. Menurutnya, pemain profesional biasanya tidak merasakan sakit saat melakukan sundulan karena mereka telah menguasai teknik yang benar. Namun, risiko cedera dapat meningkat bagi pemain amatir yang tidak memahami cara menyundul dengan aman. Victorio juga menekankan bahwa bagian kepala yang paling rentan adalah bagian belakang, yang memiliki struktur tulang paling sedikit.
Secara keseluruhan, teknik menyundul yang baik dapat mengurangi risiko cedera, dan pemain profesional lebih mampu menghindari potensi masalah yang dapat muncul dari aktivitas ini.