Sentra Batik Betawi Akan Didirikan di Marunda
Jakarta - Komunitas pegiat Batik Betawi tengah mempersiapkan pembangunan sentra Batik Betawi di Marunda, Bekasi. Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan pusat studi budaya yang khusus memfokuskan pada batik Betawi, sekaligus mendukung pelestarian dan pengembangan kerajinan batik di wilayah tersebut.
Keluarga Batik Betawi (KBB) sebagai pelopor proyek ini merencanakan pembangunan pusat kerajinan di area Marunda Center. Pusat ini akan dibangun di atas lahan seluas 2,74 hektare yang telah disiapkan untuk kegiatan pembelajaran dan pengembangan batik.
Tatang Hidayat, salah satu pembina KBB, menjelaskan bahwa pembangunan sentra ini merupakan respons terhadap dukungan yang diberikan oleh pemerintah, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Tatang menyatakan, "Saat ini sentra kerajinan Batik Betawi masih berada di Situ Babakan dengan lahan yang sangat terbatas. Kami membutuhkan tempat yang lebih luas untuk mengakomodasi pertumbuhan dan minat masyarakat terhadap batik."
Selain itu, Tatang menambahkan bahwa dengan meningkatnya tren batik dan antusiasme masyarakat untuk terlibat, keberadaan pusat pembelajaran sangatlah penting. "Dengan dukungan yang lebih total dari Pak Jokowi sebagai Presiden, kami optimis dapat mewujudkan cita-cita ini. Kebetulan, Engkong Sukra, ayah salah satu pembina KBB, telah ikhlas mewakafkan sebagian tanahnya untuk kemajuan Batik Betawi," ungkapnya.
Rencana pemasangan patok tanah di kawasan Marunda Center diharapkan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh Betawi, seniman, serta perwakilan organisasi masyarakat Betawi lainnya. Dukungan dari pejabat yang peduli terhadap kebudayaan Betawi juga diharapkan dapat memperkuat inisiatif ini.




