Sentra Terpadu Kartini Temanggung Tindak Lanjuti Kasus Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni
Dalam upaya menanggapi situasi darurat yang dihadapi warga Desa Tumbal, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sentra Terpadu Kartini Temanggung dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melakukan langkah cepat. Hal ini menyusul viralnya pemberitaan mengenai Suhadi, seorang warga berusia 59 tahun, yang tinggal di sebuah gubuk berdinding plastik dan beralaskan tanah.
Pada Rabu, 26 Juni 2024, Kepala Sentra Terpadu Kartini, Margowiyono, melalui perwakilannya Zaituni, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen untuk menentukan kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh keluarga Suhadi. "Kita berikan bantuan sesuai asesmen yang saat ini butuhkan. Nanti masih ada lagi bantuan kewirausahaan untuk mendongkrak ekonomi supaya kedepannya lebih baik lagi," ujar Zaituni.
Zaituni menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan hasil dari asesmen yang dilakukan untuk memastikan kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi keluarga Suhadi. Suryanti, seorang pekerja sosial madya, menambahkan bahwa rencananya akan diadakan pelatihan pengelolaan usaha dengan melibatkan berbagai stakeholder dan dinas terkait.
"Ini namanya bantuan kebutuhan hidup layak. Selain itu, kita juga akan memberikan bantuan kewirausahaan yang telah kita diskusikan terlebih dahulu dengan Pak Suhadi untuk memastikan beliau tidak merasa bingung," jelas Suryanti.
Kementerian Sosial RI berharap bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga Suhadi di masa depan.




