Serangan AS Terhadap Fasilitas Nuklir Iran: Dampak dan Ketahanan
Amerika Serikat menyerang tiga situs utama pengelolaan nuklir milik pemerintah Iran pada 24 Juni 2025. Laporan Agensi Intelijen Pertahanan yang diperoleh The New York Times mencatat serangan itu sekadar menunda progres program nuklir Iran selam enam bulan saja. Rudal Amerika Serikat disebut hanya menutup akses masuk fasilitas nuklir, sedangkan struktur bawah tanah tetap utuh.
Pusat Pengayaan Uranium Fordow
Fungsi:
Fasilitas pengayaan uranium yang dibangun pada kedalaman lebih dari 75 meter di bawah gunung.
Produksi uranium 60 persen mencapai lebih dari 34 kilogram per bulan.
Kerusakan:
Struktur bawah tanah Fordow dilaporkan tetap bertahan. Serangan menghancurkan sistem listrik.
Pusat Pengayaan Uranium Natanz
Fungsi:
Pusat utama pengayaan uranium skala besar di Iran.
Memiliki puluhan ribu sentrifugal model IR-1 hingga IR-6 untuk memperkaya uranium.
Kerusakan:
Hancur lebur, pembangunan ulang tidak dapat dipastikan.
Kompleks Nuklir Isfahan
Fungsi:
Fasilitas konversi uranium untuk mengubah konsentrat uranium mentah menjadi bahan baku pengayaan untuk fasilitas Natanz dan Fordow.
Pabrik manufaktur yang merakit bahan bakar nuklir.
Mengubah uranium yang telah diperkaya untuk keperluan fabrikasi bahan bakar.
Kerusakan:
Pintu masuk sejumlah fasilitas hancur, namun bangunan utama bawah tanah tetap utuh. Intelijen menduga sebagian besar stok uranium dipindahkan sebelum serangan.
Stok Uranium Iran per Mei 2025




