Serangan Rudal Iran Menghantam Pusat Militer AS di Kuwait
Pusat Utama

Serangan Rudal Iran Menghantam Pusat Militer AS di Kuwait

Sentra Media - Pusat utama militer Amerika Serikat (AS) di Mina Abdullah, Kuwait, mengalami serangan rudal dan drone yang diluncurkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang mengakibatkan kebakaran hebat di fasilitas tersebut.

Awal Kejadian

Serangan ini dilaporkan berlangsung dalam konteks ketegangan yang meningkat antara Iran dan AS, setelah sebelumnya AS melakukan serangan udara ke beberapa lokasi di Iran, termasuk Pulau Qeshm, Pulau Kish, dan Andimeshk. Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata yang diumumkan secara sepihak oleh Presiden Donald Trump pada 7 April.

Perkembangan

IRGC menyatakan bahwa serangan ke Mina Abdullah merupakan bagian dari gelombang keempat Operasi Nasr 2 (Kemenangan 2), dengan sandi Ya Aba Abdillah al-Hussein. Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan bahwa pusat logistik militer AS telah dibakar dan dihancurkan. Serangan ini diakui sebagai balasan atas agresi AS yang sebelumnya menargetkan pangkalan di Iran menggunakan rudal jelajah dan bom tempur, meskipun AS berusaha menutupi kegagalannya.

Kondisi Terakhir

IRGC juga mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai AS menghentikan pelanggaran gencatan senjata. Dukungan dari rakyat Iran disebut sebagai kekuatan moral bagi pasukan IRGC dan Basij dalam menghadapi AS di medan pertempuran.

You can share this post!