Strategi Perencanaan Keuangan Pribadi untuk Masa Depan yang Stabil
Sumber Foto: RRI.co.id
Lifestyle

Strategi Perencanaan Keuangan Pribadi untuk Masa Depan yang Stabil

KBRN, Surabaya: Mengatur keuangan dengan bijak menjadi langkah penting dalam mencapai kestabilan dan keamanan finansial di masa depan. Hal tersebut disampaikan oleh Marista Oktaviani, S.E., M.M., AFA, selaku Sekretaris Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Menurut Marista, keuangan pribadi adalah proses mengelola penghasilan, pengeluaran, tabungan, investasi, dan perlindungan untuk mencapai tujuan hidup seseorang. “Perencanaan keuangan membantu kita memenuhi kebutuhan sehari-hari, menyiapkan dana darurat, serta mewujudkan tujuan jangka panjang seperti pendidikan, rumah, hingga pensiun,” ujarnya, Rabu, (8/10/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah-langkah perencanaan keuangan meliputi penentuan tujuan keuangan (jangka pendek, menengah, dan panjang), analisis kondisi finansial, penyusunan anggaran (budgeting), kebiasaan menabung dan berinvestasi, serta pengelolaan risiko melalui asuransi dan dana darurat. Evaluasi berkala juga penting agar perencanaan tetap relevan dengan kondisi keuangan yang berubah.

Marista juga membagikan prinsip sederhana dalam mengatur keuangan pribadi, yaitu prinsip 50-30-20: 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi. Ia menekankan pentingnya mencatat setiap pengeluaran, menghindari utang konsumtif, dan mulai berinvestasi sejak dini.

Di akhir pemaparannya, Marista mengingatkan, “Orang yang gagal merencanakan keuangan, sama dengan merencanakan untuk gagal secara finansial. Karena itu, mulailah sekarang, meski dari langkah kecil.” Dengan perencanaan yang baik, setiap individu dapat mencapai keamanan finansial dan masa depan yang lebih stabil.