Surabaya Berperan Strategis Sebagai Hub Pariwisata di Jawa Timur
Sumber Foto: Antara News jatim
Hub Berita

Surabaya Berperan Strategis Sebagai Hub Pariwisata di Jawa Timur

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Haryo Soekartono, menekankan bahwa Kota Surabaya memiliki peran penting sebagai pusat penghubung (hub) pariwisata di Jawa Timur, meskipun jumlah destinasi wisatanya masih terbatas. Dalam kegiatan reses di RW 4, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, pada Senin, ia menyatakan, "Pariwisata di Kota Surabaya memang terbatas, tetapi Surabaya bisa menjadi hub bagi wilayah-wilayah pariwisata di Jawa Timur."

Bambang Haryo menjelaskan bahwa Surabaya memiliki keunggulan sebagai kota transit yang ideal bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan wisata lainnya di Jawa Timur. Ia menyoroti jarak yang relatif dekat ke sejumlah kawasan wisata serta ketersediaan hotel yang beragam dengan harga yang terjangkau.

“Wisatawan bisa menginap di Surabaya, kemudian berwisata ke beberapa daerah di Jawa Timur. Ini sangat mendukung sektor pariwisata Jawa Timur maupun Surabaya sendiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bambang Haryo menekankan pentingnya penguatan sektor kuliner dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai daya tarik utama yang dapat ditawarkan oleh Kota Surabaya. Ia percaya bahwa dengan pengelolaan yang baik, Surabaya bisa menjadi basis wisata kuliner dan UMKM di Jawa Timur.

Selain membahas potensi pariwisata, Bambang Haryo juga merespons aspirasi masyarakat terkait keterbatasan lahan makam di Kelurahan Kedurus. Ia menegaskan bahwa penyediaan lahan makam adalah kewajiban pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah kota harus memastikan ada cukup lahan makam, setidaknya untuk 50 persen dari jumlah warga yang ada. Saat ini, dengan jumlah warga lebih dari 17.000 jiwa, ketersediaan sekitar 4.000 makam dinilai masih jauh dari mencukupi.

“Masih terdapat lahan yang berpotensi direalisasikan untuk kebutuhan pemakaman,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Haryo juga menjelaskan bahwa kegiatan reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan edukasi politik tentang peran dan tugas anggota DPR RI.