SWICC: Pusat Layanan Kanker Terintegrasi di Bogor untuk Masyarakat Indonesia
Sumber Foto: Disway
Sentra Liputan

SWICC: Pusat Layanan Kanker Terintegrasi di Bogor untuk Masyarakat Indonesia

JAKARTA, DISWAY.ID - Sentra Medika Hospital Group mengumumkan peluncuran Suherman Widyatomo Integrated Cancer Centre (SWICC), sebuah pusat layanan kanker terintegrasi yang diharapkan menjadi inovasi penting dalam pelayanan onkologi di Indonesia. Pusat ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 18 Juni 2025 dan akan berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan harapan dapat menjangkau masyarakat di Jakarta dan sekitarnya.

Visi dan Misi SWICC

SWICC memiliki visi untuk menjadi pusat layanan kanker terintegrasi di Indonesia. Untuk mencapai visi tersebut, pusat ini menetapkan empat misi utama:

  • Memberikan layanan tim multidisiplin guna memenuhi kebutuhan pasien.
  • Menyediakan perawatan kanker yang holistik dari tahap skrining hingga paliatif.
  • Mengembangkan terapi medis terkini untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pasien.
  • Mendorong pengetahuan, pendidikan, penelitian, dan teknologi kedokteran untuk pengobatan kanker yang inovatif.

Layanan Unggulan SWICC

Dengan pendekatan klinis yang terintegrasi, SWICC menawarkan berbagai layanan unggulan, termasuk:

  • Tim profesional multidisiplin yang berpengalaman.
  • Bedah onkologi dan onkoplastik.
  • Teknologi radioterapi canggih.
  • Pendekatan paliatif holistik.

Fasilitas yang tersedia di SWICC mencakup edukasi masyarakat mengenai kanker, konseling kanker, pemeriksaan dan skrining, bedah onkologi, serta berbagai terapi seperti radioterapi mutakhir, brakiterapi, terapi hormon, kemoterapi, imunoterapi, dan perawatan paliatif komprehensif.

Komitmen terhadap Pelayanan Berkualitas

Tim medis di SWICC terdiri dari dokter spesialis yang memiliki pengalaman luas di berbagai bidang onkologi, menjamin pelayanan berkualitas tinggi yang berbasis riset dan teknologi mutakhir. Selain itu, SWICC menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam perawatan pasien.

Pusat ini juga memastikan bahwa tidak ada diskriminasi antara pasien yang menggunakan layanan BPJS dan non-BPJS, sehingga semua pasien mendapatkan akses yang sama terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.