Tanjung Priok Hub 5.0: Memadukan Warisan Budaya dan Inovasi Modern di Jakarta
Jakarta (ANTARA) - Kegiatan "Tanjung Priok Hub 5.0" yang berlangsung di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, telah resmi dibuka. Acara ini bertujuan untuk menggabungkan nilai sejarah stasiun sebagai warisan budaya dengan perkembangan digital dan ekonomi modern.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, menekankan pentingnya Stasiun Tanjung Priok sebagai lebih dari sekadar bangunan bersejarah. "Stasiun Tanjung Priok bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi saksi perjalanan panjang kota ini," ungkapnya saat membuka acara tersebut.
Melalui "Tanjung Priok Hub 5.0", pemerintah daerah ingin menciptakan suasana baru di stasiun yang dinamis, di mana sejarah bertemu dengan inovasi serta tradisi berpadu dengan kreativitas modern. Wawan juga mengajak masyarakat untuk mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan membeli produk-produk lokal dari Jakarta Utara.
Pameran produk unggulan yang diadakan di Stasiun Tanjung Priok ini bertujuan untuk memajukan UMKM sekaligus memperkenalkan nilai sejarah dari stasiun tersebut yang perlu dilestarikan. Wawan menambahkan bahwa sinergi yang baik antara Pemerintah Kota Jakarta Utara dan PT KAI diharapkan dapat membawa kemajuan bagi UMKM dan Stasiun Tanjung Priok.
Kepala Stasiun Tanjung Priok, Edi Kurnianto, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah stasiun. "Tanjung Priok merupakan penghubung transportasi massal, dan kita semua perlu berkolaborasi untuk memajukan nilai sejarah ini," katanya.
Stasiun Tanjung Priok saat ini melayani dua jenis angkutan, yaitu Commuter Line Tanjung Priok yang menghubungkan dengan Stasiun Kota serta angkutan barang untuk mobilisasi peti kemas. Edi berharap, kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan transportasi massal dan memajukan produk unggulan dari Jakarta Utara.
Acara "Tanjung Priok Hub 5.0" berlangsung selama lima hari, dari Rabu (28/10) hingga Minggu (2/11), dan menghadirkan bazar UMKM, pertunjukan busana, serta diskusi yang difasilitasi oleh Dekranasda setempat. Selain itu, terdapat juga pagelaran seni budaya, "story telling", dan pertunjukan musik yang akan menyemarakkan suasana stasiun.




