Tasik Hub di Persimpangan: Potensi Digitalisasi Pelayanan Publik Tasikmalaya
Sumber Foto: Lintas Priangan
Hub Berita

Tasik Hub di Persimpangan: Potensi Digitalisasi Pelayanan Publik Tasikmalaya

Tasik Hub, aplikasi layanan publik yang diluncurkan oleh Dinas Kominfo Kota Tasikmalaya, telah beroperasi sejak 2 September 2024. Meskipun telah berusia lebih dari setahun, aplikasi ini baru diunduh sekitar 500 kali di Google Play Store. Angka ini mencerminkan tantangan dalam sosialisasi dan penerimaan pengguna terhadap aplikasi yang diharapkan menjadi super app untuk Kota Tasikmalaya.

Sejumlah kegiatan sosialisasi telah dilakukan, termasuk sebuah acara di laboratorium komputer BKPSDM Kota Tasikmalaya pada pertengahan November lalu. Namun, minimnya pemanfaatan aplikasi ini menunjukkan bahwa informasi mengenai Tasik Hub belum sepenuhnya menjangkau masyarakat.

Fitur dan Kinerja Aplikasi

Tasik Hub menawarkan berbagai fitur yang dapat diibaratkan sebagai pasar modern. Dengan sekitar 20 menu, aplikasi ini mencakup layanan administrasi kelurahan, perizinan, informasi harga pangan, regulasi daerah, pajak, ketersediaan ruang rawat di rumah sakit, lowongan kerja, panggilan darurat, pengaduan publik, dan pantauan lalu lintas. Jika semua fitur tersebut dioptimalkan, Tasik Hub dapat menjadi pionir dalam digitalisasi pelayanan publik di Kota Tasikmalaya.

Dari segi teknis, aplikasi ini menunjukkan performa yang baik. Tasik Hub berjalan responsif dengan tampilan yang bersih dan profesional. Proses pendaftaran juga berjalan lancar tanpa ditemukan bug yang berarti, serta menyediakan fitur OTP melalui WhatsApp atau email.

Tantangan yang Dihadapi

Namun, dalam realitasnya, tidak semua menu dalam Tasik Hub aktif, yang dapat dimaklumi mengingat pengembangan aplikasi memerlukan waktu. Lebih dari itu, keberhasilan aplikasi ini sangat bergantung pada dukungan ekosistem yang lebih luas. Dinas Kominfo telah menciptakan fondasi teknis yang baik, namun tanpa dukungan dari Pemkot, potensi Tasik Hub tidak akan maksimal.

Pentingnya Dukungan Pimpinan

Dua faktor kunci yang menentukan masa depan Tasik Hub adalah:

  • Dukungan Wali Kota: Dukungan penuh dari pimpinan daerah sangat penting, termasuk alokasi anggaran dan dorongan politik untuk menjadikan Tasik Hub sebagai wajah digital Pemkot Tasikmalaya. Keberpihakan wali kota terhadap digitalisasi akan sangat mempengaruhi perkembangan aplikasi ini.
  • Kepemimpinan Dinas Kominfo: Posisi Kepala Dinas Kominfo saat ini dijabat oleh pelaksana tugas, yang dapat mempengaruhi kecepatan inovasi. Seorang pemimpin yang visioner dan memahami teknologi sangat dibutuhkan untuk mengarahkan pengembangan Tasik Hub ke arah yang lebih baik.

Peluang dan Harapan

Jika Tasik Hub didukung dengan baik, aplikasi ini dapat menjadi solusi yang mengisi kekurangan digital di berbagai SKPD lainnya. Misalnya, website Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya yang tidak diperbarui secara berkala. Dengan adanya Tasik Hub, data dan informasi dari berbagai dinas dapat dipusatkan, sehingga masyarakat tidak perlu mencari informasi dari berbagai sumber yang terpisah.

Saat ini, Tasik Hub berada di persimpangan nasib: apakah akan mati muda atau berdaya. Keberlanjutannya tergantung pada dukungan pimpinan, penempatan kepala dinas yang kompeten, dan komitmen setiap SKPD untuk membangun ekosistem data yang solid.

Dengan kata lain, meskipun Tasik Hub memiliki potensi besar untuk merevolusi pelayanan publik di Kota Tasikmalaya, kesuksesannya akan bergantung pada kemauan dan tindakan nyata dari para pemimpin daerah.