Terminal Leuwipanjang Siap Jadi Pusat Aktivitas Bus Antarkota di Bandung
PRFMNEWS – Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat menyatakan, Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, disiapkan menjadi pusat layanan bus antar kota di wilayah Bandung.
Sebagai persiapan, kata Asep, pihaknya mulai melakukan perombakan fasilitas layanan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang bus yang naik dan turun di Terminal Leuwipanjang.
“ Terminal Leuwipanjang diproyeksikan menjadi pusat utama aktivitas bus antarkota di Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat dengan standar kenyamanan yang lebih tinggi,” ucapnya di Bandung, Sabtu 28 Maret 2026, dikutip prfmnews.id dari ANTARA.
Melalui kebijakan ini, Terminal Cicaheum diproyeksikan tidak lagi melayani keberangkatan dan kedatangan bus antarkota, melainkan dialihfungsikan, targetnya mulai 2027 sebagai depo dan pusat layanan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya yang kini bernama Metro Jabar Trans (MJT).
Perpindahan operasional seluruh trayek bus antarkota dari Terminal Cicaheum diprediksi akan membuat Terminal Leuwipanjang semakin ramai. Asep menyebut lonjakan penumpang di Terminal Leuwipanjang bisa mencapai 12 ribu per hari pada momen libur panjang.
“Terkait proyeksi konsentrasi penumpang yang akan naik signifikan dan dimungkinkan terjadi penumpukan terutama saat musim-musim liburan, kami mendorong layanan pemesanan tiket bus dilakukan secara digital,” ucapnya.
Hingga awal April 2026, sejumlah nama besar PO seperti Budiman, Sugeng Rahayu, Sinar Jaya, Gunung Harta, Eka Mira, hingga Primajasa, mulai memusatkan operasionalnya di Leuwipanjang dengan membuka perwakilan dan lounge mereka di dalam kawasan terminal.




