UMKM Perlu Beradaptasi dengan Digital Marketing untuk Bertahan
Internasional

UMKM Perlu Beradaptasi dengan Digital Marketing untuk Bertahan

Sentra Media - RRI.CO.ID , Madiun – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diingatkan untuk tidak hanya fokus pada proses produksi, tetapi juga harus peka terhadap perubahan zaman dan ketatnya persaingan pasar. Strategi pemasaran digital (digital marketing) kini menjadi kunci utama agar produk lokal tetap eksis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh dosen manajemen FEB Unipma, Dr. Heni Sidanti, S.E., M.M. Menurutnya, banyak pelaku usaha yang sering kali terlena karena hanya mengejar target barang laku tanpa memikirkan tantangan kompetitor dan dinamika pasar yang terus berubah.

"Kadang orang terlena, hanya butuh untuk produksi saja, kemudian yang penting barang ini laku. Tapi kita tidak tahu kompetitor yang lain, tantangan zaman, dan lain sebagainya," ujar Dr. Heni.

Dr. Heni menjelaskan bahwa jika seorang pelaku UMKM ingin menjaga konsistensi bisnisnya, maka langkah paling krusial yang harus dilakukan adalah mengikuti tren kebutuhan masyarakat saat ini. Di era sekarang, hal itu berarti melakukan transformasi pola komunikasi dari metode konvensional menuju platform daring.

"Sekarang digital marketing itu yang paling utama. Jadi transfer informasi dari konvensional menjadi marketing online, itu yang sangat-sangat dibutuhkan saat ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dr. Heni menyoroti fenomena barang-barang viral yang memicu munculnya banyak kompetitor di bidang yang sama. Menurutnya, kesiapan mental dan adaptasi teknologi menjadi modal penting agar UMKM tidak hanya sekadar 'ikut-ikutan', tetapi mampu bersaing secara sehat di tengah gempuran produk serupa.

Dengan penguasaan pemasaran digital, diharapkan UMKM mampu memperluas jangkauan informasi produknya secara lebih cepat dan akurat kepada calon konsumen, sekaligus membentengi bisnis dari risiko tergerus oleh kompetitor yang lebih melek teknologi.

You can share this post!