Universitas Indonesia dan KOICA Luncurkan Connectivity Hub untuk Pengembangan Pendidikan Siber
Universitas Indonesia (UI) dan Korea International Cooperation Agency (KOICA) telah menandatangani kemitraan untuk memperkuat pengembangan pendidikan siber melalui Program Connectivity Hub (C-Hub). Program ini merupakan inisiatif hibah dari KOICA yang ditujukan untuk Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI.
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat kapasitas pendidikan tinggi di Indonesia seiring dengan perkembangan era transformasi digital. 'Universitas Indonesia menyambut baik kolaborasi strategis ini dalam pengembangan sistem pendidikan berbasis teknologi digital,' ujarnya di Depok.
Prof. Heri menambahkan, pembangunan C-Hub di FIB diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berbasis teknologi. C-Hub tidak hanya akan berfungsi sebagai pusat inovasi digital, tetapi juga sebagai jembatan untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan melalui fasilitas-fasilitas seperti ruang kelas pintar dan studio MOOCs (Massive Open Online Courses).
Dekan FIB, Dr. Bondan Kanumoyoso, menjelaskan bahwa C-Hub dirancang untuk membangun strategi pembelajaran jangka panjang yang dapat diakses oleh semua kalangan, dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Saat ini, Program C-Hub telah menghasilkan 31 MOOCs yang tersedia di platform Open EdX dari berbagai fakultas, serta beberapa modul pelatihan literasi yang siap ditawarkan kepada masyarakat.
Penerapan program ini terus disempurnakan antara UI dan KOICA, termasuk rencana penyelenggaraan 2025 Invitational Fellowship Program yang akan berlangsung pada 12-18 April 2025 di Korea Selatan. Program fellowship ini merupakan bagian dari upaya pengembangan The ICT-Based Integrated Knowledge System di Universitas Indonesia dan memiliki peranan penting dalam melanjutkan Program C-Hub.




