Universitas Muhammadiyah Surabaya Luncurkan Global Hub untuk Mahasiswa Internasional
Sumber Foto: Universitas Muhammadiyah Surabaya
Hub Berita

Universitas Muhammadiyah Surabaya Luncurkan Global Hub untuk Mahasiswa Internasional

Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) berkomitmen untuk memperkuat posisi di kancah internasional dengan segera meresmikan Global Hub (GH), sebuah ruang yang didedikasikan khusus untuk mahasiswa asing. Terletak di lantai 11 Gedung Attaawun Tower, Global Hub menawarkan desain modern yang mendukung berbagai kegiatan akademik dan non-akademik.

Kepala Lembaga Kerjasama Internasional (LKI) UMSurabaya, Yuanita Wulandari, mencatat bahwa UMSurabaya telah menerima 21 mahasiswa asing dari berbagai negara di Asia, Afrika, dan Eropa tahun ini. Selain itu, saat ini terdapat 18 mahasiswa asing yang sudah aktif belajar di Surabaya.

Global Hub akan berfungsi sebagai pusat aktivitas bagi mahasiswa internasional. Ruang ini tidak hanya akan digunakan untuk belajar, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas seperti microteaching room, co-working space, loker pribadi, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya yang mendukung interaksi dan kolaborasi lintas budaya.

Wakil Rektor Bidang Riset, Kerjasama, dan Digitalisasi, Radius Setiyawan, menyampaikan bahwa persiapan untuk peluncuran Global Hub kini telah mencapai tahap akhir. "Kami menunggu kedatangan seluruh mahasiswa asing. Saat ini, persiapan Global Hub sudah mencapai 80 persen," ujarnya.

Radius juga menegaskan bahwa jumlah mahasiswa internasional di UMSurabaya terus meningkat setiap tahunnya, menunjukkan keseriusan universitas dalam menciptakan atmosfer akademik yang inklusif dan multikultural. Dengan adanya Global Hub, UMSurabaya diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan budaya, di mana mahasiswa dari berbagai belahan dunia dapat bertemu, belajar bersama, dan menjalin persahabatan lintas negara.

Kedatangan mahasiswa asing ini juga memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa lokal untuk memperluas wawasan global. Interaksi lintas budaya diharapkan dapat melahirkan ekosistem akademik yang lebih inklusif, progresif, dan terbuka di UMSurabaya.