Vietnam dan Inggris Perkuat Kerja Sama Atasi Migrasi Ilegal
Sumber Foto: Vietnam.vn
Internasional

Vietnam dan Inggris Perkuat Kerja Sama Atasi Migrasi Ilegal

Sentra Media - Pada Dialog Migrasi dan Imigrasi Vietnam-Inggris ke-4 di akhir Maret, Menteri Dalam Negeri Inggris Simon Ridley dan Wakil Menteri Keamanan Publik Vietnam, Letnan Jenderal Pham The Tung, menekankan efektivitas langkah-langkah terkoordinasi dalam mengendalikan migrasi.

Oleh karena itu, kedua belah pihak berfokus pada penguatan kerja sama dalam mencegah dan memerangi migrasi ilegal, mendorong pemulangan warga negara, dan memerangi perdagangan manusia, sekaligus mempromosikan jalur migrasi yang legal dan aman. Pertukaran tersebut dianggap terbuka dan substantif, menunjukkan tekad untuk secara efektif mengendalikan arus migrasi.

Implementasi “Rencana Peningkatan Kerja Sama dalam Isu Migrasi” telah membuahkan hasil positif. Terutama, jumlah warga negara Vietnam yang memasuki Inggris secara ilegal menggunakan perahu kecil baru-baru ini menurun secara signifikan dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

Bersamaan dengan itu, upaya repatriasi telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan jumlah warga negara yang dipulangkan meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan efektivitas mekanisme koordinasi antara lembaga-lembaga terkait dari kedua negara.

Selain itu, kampanye media di Vietnam tentang risiko migrasi ilegal telah efektif, dengan pesan-pesan peringatan yang disebarluaskan secara luas dan menjangkau lebih dari 12 juta pengguna media sosial.

Dalam dialog tersebut, Simon Ridley mengatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri Inggris sedang menerapkan reformasi untuk memperkuat kontrol perbatasan, mengatasi faktor-faktor yang mendorong migrasi ilegal, dan memperluas jalur migrasi yang legal dan aman.

Menurutnya, kerja sama internasional, termasuk dengan Vietnam, memainkan peran kunci dalam mencapai tujuan pengelolaan migrasi pemerintah Inggris. Diskusi tersebut semakin memperkuat komitmen kerja sama antara kedua negara dalam mengatasi tantangan bersama.

Dalam periode mendatang, kedua belah pihak sepakat untuk terus menerapkan langkah-langkah spesifik guna memperdalam rencana kerja sama, dengan fokus pada percepatan proses repatriasi melalui prosedur yang disederhanakan dan peningkatan pertukaran data biometrik.

Selain itu, upaya komunikasi terus diintensifkan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang konsekuensi migrasi ilegal. Memberikan informasi yang lengkap dan akurat dianggap sebagai solusi penting untuk mencegah pelanggaran sejak dini dan secara proaktif.

Dalam konteks lanskap migrasi internasional yang kompleks dan terus berkembang, peningkatan kerja sama antara Vietnam dan Inggris dianggap sangat penting dalam mengendalikan arus migrasi secara efektif, memastikan keamanan dan ketertiban, serta melindungi hak-hak sah warga negara.

Dialog ini meletakkan dasar bagi kedua negara untuk lebih memperluas kerja sama di bidang migrasi yang aman, legal, dan tertib.