Wamen UMKM Siap Bentuk Entrepreneur Hub di Jember untuk Kembangkan Potensi Lokal
Jember, Jawa Timur - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengungkapkan kesiapan untuk membentuk sebuah entrepreneur hub di Kabupaten Jember. Hal ini disampaikan setelah ia menghadiri Festival Egrang yang diselenggarakan oleh Komunitas Tanoker di Kecamatan Ledokombo, pada hari Sabtu.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Helvi menekankan bahwa Jember memiliki potensi alam yang besar, yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sektor UMKM. "UMKM bisa kami tumbuhkan karena Jember punya kelebihan yakni potensi pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa festival-festival seperti ini memberikan kesempatan bagi UMKM untuk hadir dan berkembang. "Kami siap membentuk entrepreneur hub di Jember untuk memperkuat UMKM dari sisi pembiayaan, sertifikasi, hingga akses pasar," tambahnya.
Helvi juga menyampaikan optimisme mengenai pembentukan entrepreneur hub di Jember yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat. "Potensinya cukup tinggi karena di Jember memiliki sejumlah universitas, salah satunya Universitas Jember (Unej)," katanya.
Dijelaskan bahwa kolaborasi dengan semua pihak sangat penting dalam membentuk entrepreneur hub, terutama mengingat dukungan yang ada dari Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Wamen juga menyoroti potensi bambu dan budaya lokal Jember sebagai kekuatan ekonomi kreatif yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan. Namun, ia mengingatkan perlunya kehati-hatian dalam menjaga ekosistem lingkungan agar tidak merusak alam.
Festival Egrang juga berfungsi sebagai sarana edukasi budaya, pemberdayaan UMKM, dan penguatan komunitas. Dalam konteks ini, pemerintah pusat berkomitmen untuk memperkuat program-program yang mendukung pemberdayaan anak, perempuan, dan UMKM di Jember.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan pentingnya dukungan infrastruktur dan program afirmatif dari pemerintah pusat untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan meningkatkan investasi di daerah.




