AMSI Kembangkan AMSINews.id Sebagai Pusat Data untuk Media di Era AI
Sumber Foto: jakarta.times.co.id
Hub Berita

AMSI Kembangkan AMSINews.id Sebagai Pusat Data untuk Media di Era AI

JAKARTA – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengambil langkah signifikan dalam menghadapi perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) dengan merencanakan penguatan platform AMSINews.id. Platform ini akan bertransformasi dari sekadar agregator berita menjadi pusat distribusi data kolektif bagi media-media anggota AMSI.

Rencana pengembangan ini disampaikan dalam sebuah webinar daring yang bertajuk Sosialisasi AMSINews.id, yang diikuti oleh lebih dari 60 perwakilan media anggota AMSI dari berbagai wilayah di Indonesia pada Selasa sore, 3 Februari 2026.

Respons Terhadap Disrupsi AI

Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, mengungkapkan bahwa kehadiran AI generatif telah menimbulkan disrupsi ganda bagi media digital. Ia mencatat bahwa ada penurunan trafik organik media hingga 20–30 persen akibat fitur ringkasan berita yang dihasilkan oleh AI. Selain itu, media juga menghadapi tantangan dari crawler bots yang mengeksploitasi konten mereka tanpa adanya skema kompensasi yang jelas.

Menurut Wahyu, tantangan ini tidak dapat dihadapi secara individual. Media perlu membangun strategi kolaboratif agar dapat memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam menghadapi perkembangan teknologi ini. “Kita tidak boleh lagi bersikap defensif. Kuncinya adalah kolektivisme. Di era AI, kebersamaan seluruh publisher sangat penting untuk memperkuat posisi tawar kita, baik secara hukum maupun ekonomi,” ujarnya.

Transformasi AMSINews.id

AMSINews.id, yang selama ini berfungsi sebagai agregator berita, kini dipersiapkan untuk menjadi data hub yang dapat mengamankan konten anggota dan membuka peluang pendapatan baru melalui mekanisme lisensi data. Ketua Bidang Teknologi dan Informasi AMSI, Heru Tjatur, yang juga menjabat sebagai Chief Technology Officer Tempo, menjelaskan bahwa pengembang AI memerlukan data berkualitas tinggi dan akurat untuk melatih model mereka. Tanpa data yang kredibel, ada risiko besar informasi yang dihasilkan menjadi keliru.

“Saat ini, infrastruktur media terbebani oleh aktivitas bot AI yang meningkat, sementara nilai ekonomi dari konten jurnalistik belum kembali ke pemiliknya. Lewat AMSINews.id, kita menyiapkan infrastruktur kolektif agar pengembang AI dapat mengakses data melalui jalur lisensi resmi. Tujuannya agar media mendapatkan kompensasi yang adil atas karya jurnalistiknya,” kata Heru.

Manfaat dan Kolaborasi

Dalam sesi diskusi, AMSI menguraikan beberapa manfaat dari penguatan AMSINews.id. Bagi media anggota, inisiatif ini memberikan peluang untuk monetisasi arsip berita dalam bentuk teks, foto, dan video sebagai dataset AI. Selain itu, perlindungan hak cipta dapat diperkuat melalui pengaturan akses bot yang lebih ketat, serta penyediaan dukungan teknis untuk standarisasi format data.

Bagi organisasi, AMSINews.id diharapkan dapat memperkuat peran AMSI dalam menegosiasikan hak cipta jurnalistik secara kolektif, mirip dengan konsep Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di industri musik. Saat ini, AMSI juga menjajaki kolaborasi teknis dengan berbagai platform internasional, seperti Mozilla Data Collective (MDC) dan SyftBox (OpenMined), yang memungkinkan distribusi data secara aman dan transparan tanpa menyerahkan kepemilikan penuh atas data mentah.

Inventarisasi Aset Digital

AMSI membuka ruang komunikasi bagi anggota yang berminat terlibat dalam inisiatif ini. Sebagai langkah awal, anggota didorong untuk mulai mengenali dan menginventarisasi seluruh aset digital yang dimiliki sejak awal berdiri. Inventarisasi tersebut akan memudahkan pengembangan struktur data kolektif yang seragam.

Sosialisasi ini menjadi tahap awal penjajakan internal. AMSI berkomitmen untuk terus mematangkan aspek legal dan teknis sebelum meminta mandat penuh dari anggota untuk memulai proses komersialisasi data secara kolektif.