People & Pixel Ekspansi ke Jakarta untuk Perkuat Industri Kreatif ASEAN
Sumber Foto: tvOneNews
Hub Berita

People & Pixel Ekspansi ke Jakarta untuk Perkuat Industri Kreatif ASEAN

Jakarta, tvaOnenews.com - Industri kreatif di Asia Tenggara menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan, terutama menjelang awal tahun 2026. Dalam konteks ini, pemerintah Indonesia berambisi menjadikan Jakarta sebagai kota global dan pusat ekonomi kreatif di kawasan.

Menanggapi peluang tersebut, People & Pixel, salah satu pelaku industri kreatif di Asia Tenggara, meluncurkan ekspansi ke Jakarta. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas negara di ASEAN.

Pembukaan markas baru perusahaan ini berlangsung di Menara Caraka, Jakarta, pada Kamis, 5 Februari 2026. Acara peluncuran dihadiri oleh Komisaris Perdagangan dari Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) Indonesia, mitra industri kreatif, serta kolaborator media.

Pernyataan Founder People & Pixel

Fakhri Shamsuddin, pendiri dan Direktur Utama People & Pixel, menyatakan bahwa ekspansi ini sejalan dengan arah pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Dia merujuk pada proyeksi yang dikeluarkan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif yang menunjukkan bahwa industri kreatif akan menjadi pendorong baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Posisi Indonesia dalam Jaringan Regional

People & Pixel yang berpusat di Cyberjaya, Malaysia, sebelumnya telah menjalin berbagai kerja sama dan proyek di beberapa negara Asia Tenggara. Dengan hadirnya kantor baru di Jakarta, posisi Indonesia semakin ditegaskan sebagai pusat strategis dalam jaringan perusahaan.

Fakhri juga mengonfirmasi rencana perusahaan untuk memperluas jangkauan regionalnya, termasuk pendirian anak perusahaan di Timor-Leste yang diharapkan dapat terealisasi pada atau sebelum akhir kuartal kedua tahun 2026.

Pusat Keunggulan Pascaproduksi

Kantor baru di Jakarta dilengkapi dengan fasilitas pascaproduksi yang didukung oleh tim kreatif lokal. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi konten.

"Kantor ini dirancang untuk mendukung kebutuhan produksi dan pascaproduksi bagi berbagai proyek di Indonesia serta kawasan ASEAN yang lebih luas," tambah Fakhri.