Strategi Pengembangan Bandara El Tari sebagai Hub Internasional di Indonesia Timur
Bandara Udara El Tari di Kupang, Nusa Tenggara Timur, tengah dipersiapkan untuk menjadi hub internasional yang signifikan di Indonesia Timur. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan serangkaian strategi terintegrasi yang mencakup aspek penerbangan, infrastruktur, pelayanan, serta penguatan ekosistem pendukung. Hal ini diungkapkan oleh General Manager InJourney Airports Bandara El Tari, Teguh Darmawan, dalam wawancara di RRI Pro 1 Kupang pada Kamis, 29 Januari 2026.
Teguh menjelaskan bahwa saat ini persiapan untuk meningkatkan status Bandara El Tari menuju bandara internasional telah mencapai sembilan puluh persen. "Ini akan menjadi potensi yang baik dari sisi peningkatan ekonomi dan hubungan relasi dengan beberapa negara, sehingga kita bisa mengangkat potensi dari Kupang, khususnya dalam bidang pariwisata dan sumber daya alam yang terkait dengan kargo untuk ekspor dan impor," ujarnya.
Di samping pembukaan rute internasional, InJourney Airports juga sedang mempersiapkan berbagai fasilitas, termasuk kesiapan runway dan terminal. Teguh menekankan pentingnya dukungan dari pihak imigrasi, bea cukai, dan karantina kesehatan untuk memastikan pengawasan dan penempatan yang tepat. "Strategi ini juga mencakup kesiapan petugas atau personil yang dapat memberikan pengalaman keamanan dan kenyamanan kepada penumpang," tambahnya.
Dengan letak geografis Kupang yang strategis di jalur penerbangan internasional di kawasan timur Indonesia, Bandara El Tari diharapkan dapat menjadi simpul konektivitas global. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi sebagai motor penggerak ekonomi, pariwisata, dan perdagangan di Nusa Tenggara Timur.




